Kisah Tentang Seorang Pengemis April 24, 2007
Posted by pengemistuhan in Cerita Rohani.1 comment so far
Suatu ketika di sebuah gurun pasir yang sangat panas dan kering ada seorang pengemis yang protes atau ngomel-ngomel. Si pengemis berbicara dalam hatinya dan memohon belas kasihan dari Tuhan siang itu. Ia mengatakan bila Engkau Tuhan Maha Pengasih mengapa engkau tidak memberiku sepasang sandal yang bisa aku gunakan di padang pasir yang panas dan kering ini. sambil berjalan si Pengemis ini mengumpat dan bertanya-tanya mengapa juga Tuhan tidak memberikan sepasanag sandal buatku.
Ketika dia berjalan di sepanjang gurun tersebut tiba-tiba dia melihat sesosok tubuh yang bergerak di atas pasir gurun yang panas itu. Setelah ia perhatikan dengan seksama tubuh tersebut betapa kagetnya dia, ternyata itu adalah seorang manusia yang tidak mempunyai kedua belah kaki dan tangan namun dengan tekad yang kuat dia ingin berjalan melewati gurun yang panas itu ke suatu tempat yang lebih teduh. Sambil berguling-guling (karena tidak mempunyai kaki dan tangan) orang tersebut melewati gurun itu dengan sabar sejengkal demi sejengkal.
Melihat kenyataan tersebut di depan matanya, kemudian si Pengemis dengan cepat bertekuk lutut sambil menangis kehadapan Tuhan. Dengan air mata yang berlinang si pengemis memohon ampun atas omelan yang ia katakan tadi kepada Tuhan. Dengan sujudnya itu si pemgemis mengucapkan terima kasih kepada Tuhan karena setidaknya ia memiliki kedua tangan dan kaki yang lengkap untuk bisa berjalan tanpa harus berguling-guling seperti orang yang ia lihat.
Kisah ini mengajarkan kepada kita bagaiamana kita harus selalu pasrah dan menerima apa yang Tuhan telah berikan kepada kita untuk kita jalani di kehidupan ini. Janganlah selalu melihat ke atas atau melihat orang yang mampu secara ekonomi lalu kita membandingkan kepada diri kita sendiri dengan menyatakan bahwa kita adalah orang yang miskin. Ketahuilah tiada seorangpun yang miskin di dunia ini, manusia adalah mahluk tertinggi atau puncak ciptaan dari seluruh ciptaan yang ada, dengan tubuh inilah kita bisa menghyati dan kembali kepada Tuhan. Tanpa tubuh manusia penghayatan akan Tuhan adalah mustahil.
Tuhan, ayah kita mengetahui apa yang terbaik buat diri kita janganlah kita meminta materi dan segala ciptaanya yang bisa menjerumuskan kita nantinya. Mintalah Tuhan sendiri untuk bersemayam di dalam diri kita sehingga seluruh ciptaan akan menjadi milik kita. Bila kita tidak tahu apa yang terbaik untuk diri kita bagaiamana mungkin kita bisa memohon dan mendoakan orang lain untuk suatu kedamaian, kesejahteraan, rezeki dll????
Vegetarisme April 8, 2007
Posted by pengemistuhan in Vegetarian.2 comments
Kami adalah Kuburan Hidup dari Binatang-binatang yang mati terbunuh,
yang di sembelih guna memuaskan selera kami,
Kami tidak pernah berhenti untuk berpikir sejenak tentang pesta pora kami itu.
Apakah binatang – Seperti Manusia – juga mempunyai Hak-hak,
Kami berdoa setiap saat untuk memperoleh terang
Guna membimbing langkah langkah kama pada jalan yang kami lalui
Kami muak akan perang, kami tak mau bertempur
Sekarang saja, kenangannya telah memenuhi hati kami dengan ketakutan
Tetapi toh kami makan lahap-lahap yang mati….
Bagaikan burung Nazar kami hidup dan makan daging,
Tanpa peduli akan penderitaan dan kesakitan
Yang timbul sebagai akibat dari perbuatan kami itu
Jika seperti itu kami memperlakukan binatang-binatang yang tidak berdaya itu untuk bersenang-senang
Bagaiamana di dunia ini kami boleh berharap untuk memperoleh DAMAI
yang konon sangat di dambakan?
Kami berdoa untuk memperolehnya, di atas Kurban sembelihan,
Kepada TUHAN, sambil memperkosa hukum moral;
Karena itu kekejaman menghasilkan buahnya – PERANG
Rumah Makan Vegetarian Baru! April 5, 2007
Posted by pengemistuhan in Vegetarian.add a comment
Ada kabar baru bagi anda yang menjalani pola hidup Vegetarian, telah di buka sebuah warung atau bahasa kerennya Rumah Makan vegetarian di wilayah Kerobokan dengan nama GreenHouse vegetarian. Konsep yang dituangkan sangat tepat bagi anda yang ber-vegetaris.
Uniknya dan gebrakan yang di lakukan oleh GreenHouse adalah pesan makana bisa lewat internet alias secara Online. Anda tinggal pilih menu, klik lalu team delivery akan membawa semua pesanan anda. Untuk pengiriman biaya Gratis dengan catatan anda harus memesan atau order minimal Rp. 20.000, jangkauan pengirimian seputar denpasar, seminyak, canggu, Dalung, Padang sambian dan sekitarnya.
Warna hijau sangat dominan dari ciri GreenHouse, mungkin sesuai dengan namanya kali ya….:) nah masakan handalanny adalah masakan vegetarian tradisional seperti Lawar dari lawar klungah (dari kelapa gading), lawar nangka atau lawar gedang (dari pepaya)
namun bila anda suka chinese food, jangan takut! GreenHouse juga menyediakan masakan tersebut. Jangan kaget, karena semua menu yang di sajikan tidak menggunakan istilah hewani lagi seperti layaknya rumah makan vegetarian lainnya di seputaran denpasar.
masakannya halal tanpa telur, terasi, bawang, dan penyedap yang berasal dari hewani. Ayo buruan datang ke sana, jangan terlambat! anda bisa buka website disini http://www.vegetarianhouse.info
Semoga bermanfaat,
Pengemis